Headlines News :

Home » » Bohlam Lampu Kepala

Bohlam Lampu Kepala

Di Posting Oleh Rizky Putra di Tuesday, October 16, 2012 | 11:09 AM


Lampu headlight adalah lampu penerangan utama pada kendaraan, baik mobil, motor, truk, bus, dan sebagainya. Pada artikel ini akan dibahas mengenai lampu headlight untuk mobil, khususnya untuk jenis Lampu Halogen.Lampu kendaraan dengan kualitas rendah banyak dijumpai di toko-toko partshop, yang bisa dilihat dari bentuk fisik maupun merek yang tidak populer. Umumnya produk ini menawarkan besaran watt yang tinggi dan sinar yang lebih terang. Pada prakteknya produk tersebut menghasilkan intensitas cahaya awal yang memang sangat terang, namun umur pakainya sangatlah pendek. Hal ini disebabkan karena
kualitas material dan teknologi produksi yang kurang baik. Lebih parah lagi, dikarenakan besaran watt yang sangat tinggi, lampu tersebut mengeluarkan emisi panas yang berlebihan sehingga akan membuat reflektor pada headlight unit menguning, bahkan meleleh dan terbakar.Untuk mencegah hal tersebut di atas, gunakanlah selalu besaran watt yang dianjurkan pabrik mobil Anda.Lampu yang baik, adalah yang mempunyai besaran watt standard sesuai ukuran yang dianjurkan pabrik, namun menghasilkan intensitas cahaya yang lebih tinggi dan nyaman untuk berkendara.Pada artikel yang lain akan dibahas mengenai warna, intensitas yang baik untuk lampu headlight.Jenis-jenis lampu yang digunakan untuk headlight bermacam-macam tergantung pada desain kendaraan tersebut, namun umumnya sekarang hampir seluruh mobil menggunakan lampu berjenis Halogen karena berumur lebih panjang dan lebih terang ketimbang lampu non halogen.
Macam-Macam Lampu untuk Headlight:
Lampu Headlight halogen jenis H1, umumnya digunakan untuk headlight dengan sistem 4 lampu. Dapat digunakan untuk lampu jauh maupun lampu jarak dekat dan lampu kabut (foglamp).Lampu Headlight Halogen jenis H4, umumnya digunakan untuk sistem 2 lampu. Dalam satu lampu tersebut terdapat dua filamen untuk lampu jarak jauh dan lampu jarak dekat.Lampu Headlight jenis H7, umumnya digunakan untuk sistem headlight modern complex-shape. Bisa digunakan untuk lampu jarak jauh maupun untuk lampu jarak dekat.Lampu Headlight jenis H3, umumnya digunakan untuk lampu jauh dan lampu kabut.Lampu Headlight jenis HB3, HB4, H10 dan H12 umumnya mempunyai umur pakai lebih lama ketimbang jenis lampu yang lain, karena lebih tahan goncangan dan tahan terhadap pengaruh kelembaban dikarenakan oleh adanya O-ring karet sebagai penyekat/seal.
Selain itu, hasil cahayanya konsisten karena proses produksi lampu tersebut berdasarkan Quality Control ISO 9001 – QS9000.Lampu Headlight jenis H8, H9 dan H11 hampir sama penjelasannya dengan jenis HB di atas.Semoga uraian di atas bisa menjadi referensi yang
bermanfaat.
              
Relay

Tren penggantian lampu depan menggunakan HID dan halogen yang lebih terang dari lampu standar memang sedang marak. Tapi, harganya yang mahal hanya bisa dijangkau oleh sebagian kalangan saja. Lalau, bagaimana caranya menambah terang lampu dengan biaya yang lebih murah? Gunakan saja relay. Relay yang dipasang pada rangkaian kelistrikan lampu motor akan membuat lampu menjadi lebih terang, karena relay menyingkat arus listrik dari accu/aki dan mengurangi kekurangan arus yang tersedot ke rangkaian kelistrikan kabel body motor.Bagaimana aplikasinya? Dibawah ini adalah contoh skema rangkaian relay untuk lampu utama(Catatan : posisi kabel lampu jauh dan dekat pada soket dan warna kabel berbeda-beda tergantung jenis motor.Kaki pada relay yang ditandai angka 30, 85,86, 87 posisinya bisa berbeda-beda tergantung merk relay. Gambar diatas hanya contoh saja).Skema tersebut bisa digunakan untuk motor dengan kelistrikan DC, yang cirinya adalah lampu bisa dinyalakan tanpa menyalakan mesin terlebih dahulu, contohnya Suzuki Thunder dan Honda Tiger.  Lampu jauh dan dekat menggunakan relay yang terpisah, jadi jika ingin menggunakan salah satu lampu saja (misalnya lampu jauh saja untuk mencegah aki tekor) tinggal merangkai relay untuk lampu jauh saja. Relay yang digunakan adalah relay dengan 4 kaki.Bagaimana dengan motor yang menggunakan kelistrikan AC seperti motor bebek dan matic? prinsipnya berbeda dengan kelistrikan DC. Jika di kelistrikan DC mengambil sumber listrik langsung dari aki, untuk kelistrikan AC mengambil dari jalur kelistrikan untuk lampu standar. Skema kelistrikannya seperti dibawah ini : 

(Catatan : posisi kabel lampu jauh dan dekat pada soket dan warna kabel berbeda-beda tergantung jenis motor. Kaki pada relay yang ditandai angka 30, 85,86, 87 posisinya bisa berbeda-beda tergantung merk relay. Gambar diatas hanya contoh saja),Cara kerjanya adalah saat kita mengoperasikan lampu jauh maka filamen lampu jauh dan dekat menyala bersamaan, sehingga lampu menjadi lebih terang karena seperti menggunakan 2 lampu. Untuk menyalakan relay menggunakan sakelar terpisah. Relay yang digunakan adalah relay 5 kaki.bisakah menghemat jumlah relay di rangkaian DC, dengan kata lain hanya menggunakan satu buah relay?mungkin bisa, jika melihat dari jalur kelistrikan terutama di jalur kabel lampu utama.kurang lebih rangkaiannya akan seperti berikut :

(Catatan : posisi kabel lampu jauh dan dekat pada soket dan warna kabel berbeda-beda tergantung jenis motor. Kaki pada relay yang ditandai angka 30, 85,86, 87 posisinya bisa berbeda-beda tergantung merk relay. Gambar diatas hanya contoh saja).Pemasangan relay dilakukan di bagian jalur kabel sebelum sakelar lampu dekat dan jauh. Contohnya, jika sakelar on-off lampu ada di bagian panel setang sebelah kanan sementara sakelar lampu dekat-jauh ada di panel setang sebelah kiri, maka rangkaian relay dipasang pada kabel yang menghubungkan kabel di panel kanan dan panel kiri.

Bergabung menjadi Anggota Bahas Ilmu Komputer akan menambah keseruan untuk mendalami dunia IT & ELEKTRONIKA. 
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Modified by : Rizki
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2013. Belajar Bersama | Mendalami Dunia IT & Elektronika